Cara Mengganti Screensaver Windows 8

Bagaimana sih cara mengganti screen saver pada windows 8?. Pertanyaan ini mungkin sangat mudah dijawab oleh seorang yang sudah mengerti tentang komputer, namun tidak bagi pemula. Pada kesempatan kali ini saya akan share Cara Mengganti Screen saver Windows 8, khusus untuk pemula saja. Yang sudah mengetahui caranya, silahkan like aja tidak usah dibaca.

Apa itu Screen saver?

Screen saver adalah sebuah fitur yang dimiliki window berfungsi untuk mengubah tampilan layar komputer ketika tidak digunakan. Manfaat mengaktifkan screen saver adalah untuk menghemat penggunaan daya. Screensaver ditampilkan dalam bentuk animasi, teks dan gambar yang ditampilkan secara random.

Bagaimana Cara Mengganti Screen saver Windows 8

Dibawah ini adalah cara yang mudah untuk mengganti atau merubah screen saver pada komputer windows 8. Cara ini juga berlaku untuk windows 7 dan windows vista.

Klik kanan di Desktop, kemudian pilih Personalize.


Selanjutnya akan keluar tampilan "Personalization", lihat pada pojok kanan bawah ada tulisan screen saver yang di silang, itu menandakan screen saver di komputer mu tidak diaktifkan. Untuk mengaktifkan nya silahkan klik pada tulisan "Screen Saver".


Selanjutnya akan keluar kotak Screen saver, pilihlah screen saver yang anda sukai, klik "Apply" atau OK. Selesai ^_^



Bagaimana?, cara mengganti screen saver pada windows 8 diatas sangat mudah bukan?. Ya, tentunya bagi anda yang sudah mengerti tentang windows pasti mengetahui cara tersebut, hehehe.

Download Aplikasi Office Untuk Android Terbaru

Bagi sebagian orang aplikasi pengolah data, angka, tabel, diagram dan pengolah dokumen lainnya merupakan kebutuhan yang harus ada. Kelemahan yang ada pada android adalah aplikasi pengolah dokumen tidak terinstall secara bawaan. Kita harus mendownload dari play store, selanjutnya menginstallnya di perangkat android.

Ada banyak sekali aplikasi office yang tersedia di play store, ada yang berbayar dan ada juga yang memberikannya secara gratis. Dari yang sederhana sampai dengan berfitur lengkap. Pada kesempatan hari ini saya akan share download aplikasi Office untuk Android terbaru yang paling populer dan paling bagus untuk kebutuhan anda. Semua aplikasi office ini bisa anda untuh langsung dari play store, atau bisa juga dari link yang saya berikan.

OfficeSuite Pro 7

Download Aplikasi Office Untuk Android

Dibuat oleh MobiSystems, OfficeSuite Pro memungkinkan Anda untuk melihat, membuat, mengedit, mencetak, dan berbagi Word, Excel dan PowerPoint file di mana saja. Anda juga dapat membuka lampiran dan melihat file PDF pada ponsel berbasis Android atau tablet. OfficeSuite Pro termasuk File Browser dan integrasi dengan layanan Cloud: Box, DropBox, Google Drive, SkyDrive dan SugarSync untuk memberikan pengguna banyak pilihan tentang bagaimana mengelola file dan lampiran.

Informasi OfficeSuite Pro 7
Developer: MobiSystems
Ukuran: 19 Mb
OS: Android 1.6 ke atas
Pembaharuan Terakhir: 15 April 2013
Kategori:
Download: Play Store | Mirror

Smart Office 2
Smart Office

Melihat, membuat, mengedit, mencetak, dan berbagi dokumen Microsoft Office pada ponsel Anda atau tablet. Smart Office membuat membuat, mengedit, mencetak dan berbagi Microsoft Office dan dokumen lainnya pada smartphone dan tablet lebih mudah melalui antarmuka kontekstual, drag dan drop dan berbagi ke teman melalui email dalam format asli atau dalam format PDF dan berbagi ke Dropbox atau Google Docs.

Dapat langsung mencetak ke Printer yang ada wirelessnya. Tidak perlu membeli aplikasi Printer lagi, anda dapat mencetak hingga ribuan printer nirkabel dari 34 produsen termasuk HP, Epson, Canon, dan Samsung.

Tampilan yang lebih baru, Smart Office 2 memberikan penampilan baru yang lebih fresh untuk kegiatan membuat dokumen. Dapat mengelola file menggunakan Visual Explorer manajer file Picsel. Lihat thumbnail dokumen Anda dalam tampilan Timeline. Memuat lampiran email, mengedit dan mengirim kembali saat Anda berada di luar kantor atau dalam pertemuan. Smart Office dapat menyimpan sebagai PDF untuk dokumen-dokumen penting!. SmartOffice adalah satu-satunya aplikasi office yang memungkinkan Anda untuk membuat dokumen dengan menggunakan template yang sudah tersedia.

Informasi Smart Office 2
Developer: PICSEL
Ukuran: 12 Mb
OS: Android 1.5 ke atas
Pembaharuan Terakhir: 13 Februari 2013
Kategori:
Download: Play StoreMirror

Kingsoft Office
Kingsoft Office

Kingsoft Office terbaru

Bagi pengguna Windows pasti banyak yang sudah mendengan atau bahkan menggunakan aplikasi office Kingsoft Office, software alternatif ini adalah terbaik selain Microsoft Office. Untuk android Kingsoft Office juga sudah tersedia dan dapat anda unduh gratis dari play store. Kingsoft Office memiliki kemampuan lengkap untuk melihat, mengubah, maupun mengatur dokumen. Dibandingkan dengan aplikasi yang sejenis, fitur yang ditawarkan Kingsoft Office sangatlah lengkap, dapat dipakai untuk berbagai  format dokumen terkenal doc, docx, txt, xls, xlsx, ppt, pptx, dan pdf.

Informasi Kingsoft Office
Developer: Kingsoft Office
Ukuran: 13 Mb
OS: Android 2.1 ke atas
Pembaharuan Terakhir: 8 Maret 2013
Kategori:
Download: Play Store 

Itulah 3 Aplikasi office untuk android yang dapat anda gunakan pada smartphone android atau tablet android . Sebenarnya masih ada lagi aplikasi pengolah dokumen yang juga cukup bagus seperti Quick Office Pro, ThinkFree Office Mobile dan Olive Office Premium. Silahkan dicoba sendiri pada tablet anda.

Download WeChat 4.5.1 Terbaru


Bergabunglah dengan komunitas yang sedang populer saat ini, lebih dari 300 juta pengguna termasuk di Indonesia. WeChat adalah aplikasi mobile chat yang lengkap dengan jejaring sosial pribadi. Gratis, bisa digunakan dibanyak perangkat mobile, dan dengan fitur lengkap. WeChat adalah cara terbaik untuk tetap berhubungan dengan semua orang yang Anda sayangi, termasuk teman sekolah, pacar, orang tua, adik dan kakak.


WeChat adalah aplikasi mobile untuk melakukan panggilan video, gambar dan pesan teks. Kali ini Saya  akan berbagi file APK WeChat terbaru. Dengan file APK ini, Anda tidak perlu online ketika menginstal WeChat. Hanya download dan menginstalnya pada smartphone android Anda. WeChat adalah jejaring sosial yang lengkap dan aplikasi komunikasi yang tidak hanya untuk pengguna android saja. WeChat adalah cara yang paling nyaman untuk tetap berhubungan dengan teman dan keluarga.

Download WeChat 4.5.1 Terbaru
Download WeChat 4.5.1 Terbaru

Fitur WeChat 4.5.1 Terbaru


  • Free cross-platform individu dan group messaging dengan teks, suara, gambar, video, data lokasi, dan banyak lagi.
  • Melakukan panggilan video gratis
  • Lebih Aman, history pesan yang disimpan secara lokal selalu dapat diakses secara offline.
  • Tanpa Iklan
  • Pribadi, jaringan sosial berbagi foto berbasis kelompok.
  • Sangat mudah menambahkan teman dengan menggoyangkan ponsel Anda bersama-sama, memindai kode QR, sinkronisasi dengan kontak telepon, berbagi ID, atau menggunakan layanan berbasis lokasi.
  • Pendaftaran dengan nomor telepon Anda.
  • Web WeChat: chatting di WeChat dari PC Anda melalui browser. Lihat http://web.wechatapp.com untuk rincian.
  • Dukungan untuk 18 bahasa termasuk Inggris, Cina, Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Portugis.
  • Emotion yang keren-keren.
  • Sync foto Moments Anda ke Twitter.
  • WeChat Open Platform/ bisa digunakan dibanyak OS mobile.
  • API memungkinkan aplikasi pihak ketiga untuk berbagi konten mereka melalui chatting atau Moments. Lihat http://developers.wechatapp.com untuk rincian.
Software Informations:
Developer: Tencent Technology (Shenzhen) Company Ltd. 
License: Gratis
Ukuran: 19MB
OS: Android 2.1 and up
Pembaharuan Terakhir: April 14, 2013 
Categories: Sosial

Download Facebook Home Untuk Android

Beberapa waktu lalu saya telah menjelaskan secara singkat tentang facebook home, yaitu sebuah launcher yang dibuat oleh facebook khusus untuk perangkat android. Tepat pada tanggal 12 April 2013, sesuai dengan yang disampaikan oleh facebook kini facebook home telah tersedia untuk di unduh di Play Store. Sayangnya untuk saat ini facebook home hanya tersedia di AS saja. Tapi tenang dulu, bagi kamu yang ingin mencoba launcher facebook ini, saya akan share disini.

Oiya tidak semua smartphone Android bisa diinstal Facebook Home loh. Untuk saat ini hanya Samsung Galaxy S II, Samsung Galaxy Note II, dan HTC One X+ yang mendukung luancher facebook ini. Selain itu HTC First juga sudah dibundling dengan Facebook Home secara default. Namun dari forum xda yang saya baca facebook home sebenarnya dapat berjalan pada hampir kebanyakan perangkat android, mereka juga berbagi cara menggunakan facebook home di semua perangkat android.

Berikut ini adalah cara menggunakan facebook home agar dapat berjalan dengan baik di smartphone android mu.

Download Facebook Home Untuk Android
Silahkan download kedua file diatas

Setelah selesai download, silahkan extrak dengan aplikasi zip pilihanmu, bisa winRar, WinZip dll.

Cara instal facebook home
Uninstall aplikasi facebook yang ada di smartphone android mu, Uninstal juga facebook Messenger jika ada. Intinya sebelum melakukan instalasi launcher facebook home, anda harus meng Uninstall terlebih dahulu aplikasi-aplikasi facebook yang ada sebelumnya.

Install com.facebook.katana (FB app), kemudian install com.facebook.home (Home app). Selanjutnya install juga com.facebook.orca.apk (Messenger app). Untuk menaktifkannya silahkan Enable facebook home pada  facebook app settings. Buka Facebook Home, Finish. Jika ada masalah silahkan reboot android anda.

Dibawah ini screenshort facebook home di Smartphone android punya saya:








Sindrom Cushing



BAB I
PENDAHULUAN 

A.      Latar Belakang
Sejalan dengan perkembangan teknologi yang kian maju. Semakin banyaknya aktivitas sehari-hari seseorang, semakin sering mereka melupakan tentang kesehatan mereka sendiri. Di dunia kedokteran dan keperawatan telah semakin banyak berkembang penyakit-penyakit dari yang tidak berbahaya sampai yang mematikan.
Salah satunya dengan kelebihan dan kekurangan hormon-hormon pada kelenjar adrenal dapat menghambat aktivitas-aktivitas mereka yang padat. Kelenjar adrenal ini terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu medulla adrenal dan korteks adrenal.
Pada medulla adrenal dapat menghasilakn epinefrin dan non epinefrin yang begitu penting untuk kehidupan dan pada korteks adrenal terdapat tiga hormon utama, yaitu hormon kortisol, aldosteron, dan androgen yang masing-masing memiliki dampak, baik itu hipersekresinya maupun hiposekresinya.
Salah satu dari hormon ini yang bersekresi berlebihan dapat mengakibatkan penyakit Cushing sindrom ini. Penyakit Cushing sindrom ini merupakan kumpulan dari gejala-gejala yang disebabkan oleh hipersekresi dari kelejar anak ginjal dalam tubuh kita.
Sindroma Cushing ini paling sering ditemukan berjumlah kira-kira 70 % dari kasus yang dilaporkan. Penyakit Cushing lebih sering pada wanita (8:1, wanita : pria) dan biasanya berusia antara 20-40 tahun.

B.       Tujuan Penulisan
1.      Menjelaskan Anatomi Fisiologi Sistem Endokrin yang terkai dengan penyakit “Sindrom Cushing”
2.      Menjelaskan tentang konsep penyakit Sindrom Cushing”.
3.      Menjelaskan tentang Asuhan Keperawatan Pada Klien dengan Gangguan Sistem Endokrin ; “Sindrom Cushing”.
4.      Menyelesaikan tugas dari mata kuliah “Sistem Endokrin”.


C.      Ruang Lingkup Penulisan
Dalam penulisan makalah ini kami hanya membahas tentang “Kelenjar Kortek Adrenal”.

D.      Metode Penulisan
Dalam penulisan makalah ini, kami menggunakan metode deskriptif yang sesuai dengan literatur-literatur yang telah ada.

E.       Sistematika Penulisan
Penulisan makalah ini terdiri dari beberapa Bab, yaitu :
Bab I     :  Latar Belakang, Tujuan Penulisan, Ruang Lingkup Penulisan, Metode Penulisan, Dan Sistematika Penulisan.
Bab II    :  Anatomi Fisiologi, Kelenjar Adrenal, Hiposekresi Korteks Adrenal, Hipersekresi Korteks Adrenal, Konsep Dasar CushingSindrom.
Bab III  :  Pengkajian, Diagnosa dan intervensi keperawatan.
Bab IV  :  Kesimpulan dan Saran.






BAB II
TINJAUAN TEORITIS
A.    Anatomi dan Fisiologi
Secara anatomi, kelenjar adrenal terletak di dalam tubuh, di sisi anteriosuperior (depan-atas) ginjal. Pada manusia, kelenjar adrenal terletak sejajar dengan tulang punggung thorax ke-12 dan mendapatkan suplai darah dari arteri adrenalis. Kelenjar supraneralis atau adrenal jumlahnya ada 2, terdapat pada bagian atas dari ginjal kiri dan kanan. Ukurannya berbeda-beda, beratnya rata-rata 5-9 gram.
Fungsi kelenjar suprarenalis terdiri dari :
1.      Mengatur keseimbangan air, elektrolit dan garam-garam
2.      Mengatur atau mempengaruhi metabolisme lemak, hidrat arang dan protein
3.      Mempengaruhi aktifitas jaringan limfoid

Gambar 2.1.


Kelenjar suprarenalis ini terbagi atas 2 bagian, yaitu :
1.      Medulla Adrenal
    Medula adrenal berfungsi sebagai bagian dari system saraf otonom. Stimulasi serabut saraf simpatik pra ganglion yang berjalan langsung ke dalam sel-sel pada medulla adrenal aka menyebabkan pelepasan hormon katekolamin yaitu epinephrine dan norepinephrine. Katekolamin mengatur lintasan metabolic untuk meningkatkan katabolisme bahan bakar yang tersimpan sehingga kebutuhan kalori dari sumber-sumber endogen terpenuhi.
Efek utama pelepasan epinephrine terlihat ketika seseorang dalam persiapan untuk memenuhi suatu tantangan (respon Fight or Fligh). Katekolamin juga menyebabkan pelepasan asam-asam lemak bebas, meningkatkan kecepatan metabolic basal (BMR) dan menaikkan kadar glukosa darah.
2.      Korteks Adrenal
    Korteks adrenal tersusun dari zona yaitu zona glomerulosa, zona fasikulata dan zona retikularis. Korteks adrenal menghasilkan hormon steroid yang terdiri dari 3 kelompok hormon :
a.       Glukokortikoid (kortisol)
          Hormon ini memiliki pengaruh yang penting terhadap metabolisme glukosa ; peningkatan hidrokortison akan meningkatan kadar glukosa darah. Glukokortikoiddisekresikan dari korteks adrenal sebagai reaksi terhadap pelepasan ACTH dari lobus anterior hipofisis. Penurunan sekresi ACTH akan mengurangi pelepasan glukokortikoid dari korteks adrenal.
Glukokortikoid sering digunakan untuk menghambat respon inflamasi pada cedera jaringan dan menekan manifestasi alergi. Efek samping glukokortikoid mencakup kemungkinan timbulnya diabetes militus, osteoporosis, ulkus peptikum, peningkatan pemecahan protein yang mengakibatkan atrofi otot serta kesembuhan luka yang buruk dan redistribusi lemak tubuh. Dalam keadaan berlebih glukokortikoid merupakan katabolisme protein, memecah protei menjadi karbohidrat dan menyebabkan keseimbangan nitrogen negatif.
b.      Mineralokortikoid (aldosteron)
          Mineralokortikoid pada dasarnya bekerja pada tubulus renal dan epitelgastro intestinal untuk meningkatkan absorpsi ion natrium dalam proses pertukaran untuk mengeksresikan ion kalium atau hydrogen. Sekresi aldesteron hanya sedikit dipengaruhi ACTH. Hormon ini terutama disekresikan sebagai respon terhadap adanya angiotensin II dalam aliran darah. Kenaikan kadar aldesteron menyebabkan peningkatan reabsorpsi natrium oleh ginjal dan traktus gastro intestinal yang cederung memulihkan tekanan darah untuk kembali normal. Pelepasan aldesteron juga ditingkatkan oleh hiperglikemia.
Aldesteron merupakan hormon primer untuk mengatuk keseimbangan natrim jangka panjang.
c.       Hormon-hormon seks Adrenal (Androgen)
          Androgen dihasilkan oleh korteks adrenal, serta sekresinya didalam glandula adrenalis dirangsang ACTH, mungkin dengan sinergisme gonadotropin. Kelompok hormon androgen ini memberikan efek yang serupa dengan efek hormon seks pria. Kelenjar adrenal dapat pula mensekresikan sejumlah kecil estrogen atau hormon seks wanita. Sekresi androgen adrenal dikendalikan oleh ACTH. Apabila disekresikan secara berlebihan, maskulinisasi dapat terjadi seperti terlihat pada kelainan bawaan defisiensi enzim tertentu. Keadaan ini disebut Sindrom Adreno Genital.

            Sel-sel korteks adrenal dapat menyintesis kolestrol dan juga mengambilnya dari sirkulasi. Kolestrol diubah menjadi 5-Pregnenolon yang merupakan bahan dasar semua kortikosteroid. Banyak steroid telah diisolasi dari korteks adrenal tetapi ada 3 yang paling penting :
a.       Kortisol (hidrokortison)
Disekresi setiap hari, umumnya berasal dari zona fasikulata (lapisan tengah) dan zona retikularis (lapisan dalam)
b.      Dehidro epi androsteron (DHEA)
Disekresi oleh lapisan yang sama dan kira-kira dalam jumlah yang sama dengan kortisol
c.       Aldosteron
Disekresi oleh zona glomerulosa (lapisa luar) yang juga memproduksi beberapa jenis kortikosteroid lain dan sedikit testosteron dan estrogen.

            Di dalam kelenjar adrenal, ada dua laboratorium terpisah yang menghasilkan hormon-hormon yang amat penting.  Pertama korteks adrenal yang menghasilkan 3 hormon, yaitu kortisol, aldosteron, dan androgen dan yang kedua medula adrenal menghasilkan katekolamin yang didalamnya terdapat epinefrin dan non epinefrin.  Hormon-hormon yang dihasilkan di kedua laboratorium ini penting bagi kehidupan manusia.
            Kelenjar adrenal terdiri dari medula dan korteks. Korteks terdiri atas zona glomerulosa, fasikulata, dan retikularis. Zona glomerulosa mensekresikan aldosteron dan dikendalikan oleh mekanisme renin-angiotensin dan tidak bergantung pada hipofisis. Zona fasikulata dan retikularis mensekresikan kortisol dan hormon androgenik dan dikendalikan oleh hipofisis melalui ACTH. Sekresi ACTH oleh hipofisis dikendalikan oleh faktor pelepas kortikotropin hipotalamus, dan efek umpan balik kortisol. Ketika terjadi suatu gangguan pada pembentukan hormon-hormon tersebut baik berlebih maupun kekurangan, akan mempengaruhi tubuh dan menimbulkan keabnormalan. Sindrom Cushingadalah terjadi akibat kortisol berlebih. (Guyton, AC. 1997)

B.     Hipersekresi Korteks Adrenal
            Hipersekresi korteks adrenal dapat terjadi kepada tiga jenis hormon yang terdapat pada korteks adrenal itu sendiri, yaitu hormon jenis glukokortikoid (kortisol), mineralkortikoid (aldosteron), serta gonadokortikoid (androgen).
1.      Kelebihan Hormon Aldosteron
      Tiga efek utama aldosteron adalah  hipertensi, hipokalemi, hipermatremia. Hipertensi terjadi akibat peningkatan volume darah karena reabsorbsi natrium.
Kelainan yang dapat diakibatkan oleh kelebihan hormone aldosteron, yaitu hyperaldosteronism. Pada hyperaldosteronism, kelebihan produksi pada aldosteron menyebabkan penumpukan cairan dan tekanan darah meningkat, kelemahan, dan, jarang terjadi periode pada kelumpuhan.
a.       Hyperaldosteronism bisa disebabkan oleh tumor pada kelenjar adrenalin atau kemungkinan reaksi terhadap beberapa penyakit.
b.      Kadar aldosterone tinggi bisa menyebabkan tekanan darah tinggi dan kadar potassium rendah; kadar potassium rendah bisa menyebabkan kelemahan, perasaan geli, kejang otot, dan periode pada kelumpuhan sementara.
c.       Dokter mengukur kadar pada sodium, potassium, dan aldosteron di dalam darah.
d.      Kadangkala, tumor diangkat, atau orang menggunakan obat-obatan yang menghambat aksi aldosteron.
      Aldosteron, hormon yang diproduksi dan dikeluarkan oleh kelenjar adrenalin, memberi isyarat kepada ginjal untuk mengeluarkan sedikit sodium dan banyak potassium. Produksi aldosteron sebagian diatur oleh kortikotropin (dikeluarkan oleh kelenjar pituitary) dan sebagian melalui sistem renin-angiotensin-aldosteron). Renin, sebuah enzim diproduksi di ginjal, mengendalikan aktivasi pada hormon angiotensin, yang merangsang kelenjar adrenalin untuk menghasilkan aldosteron.
2.      Kelebihan Hormon Androgen
      Setiap manusia memiliki hormon yang mengatur fungsi tubuh. Pada perempuan, mestinya hormon estrogen dominan, sedangkan lelaki umumnya didominasi hormon androgen (testosteron). Namun ada kalanya ketidakseimbangan hormonal ini dialami sebagian perempuan.
Bisa saja hormon androgen dimiliki perempuan secara berlebihan. Meski jumlahnya sangat sedikit, androgen bisa sangat mempengaruhi dalam pengaturan fungsi tubuh perempuan. Terutama dalam proses pembentukan hormon reproduksi, mempertahankan libido, serta menimbulkan rasa nyaman.
Perempuan dengan kelebihan hormon androgen disebut hiperandrogen.
3.      Kelebihan Hormon Kortisol
      Penyebab tersering kelebihan kortisol adalah iatrogenik, yaitu penyebab tersebut dikarenakan oleh dosis terapeutik yang diberikan untuk berbagai macam kondisi antara lain:
a.       Pengobatan imflamasi, penyakit-penyakit autoimun, alergi
b.      Pencegahan reaksi penolakan organ transplantasi
c.       Pencegahan fibrosis (pembentukan jaringan parut) yang berlebihan setelah opersi tertentu atau setelah menderita penyakit tertentu
d.      Mengurangi tekanan tinggi intrakranial akut
e.       Mengurangi ukuran dan aktifvitas jaringan limfatik
      Selain itu, kelebihan hormon kortisol dapat terjadi karena kelainan pada Hipofisis anterior yang mensekresikan hormon ACTH sebagai hormon perangsang keluarnya hormon kortisol. Dan penyebab lain adalah adanya kelainan pada korteks adrenal yang memproduksi hormon kortisolitu sendiri, baik disebabkan oleh hiperplasia, adenoma, maupun karsinoma.
Kelainan yang diakibatkan karena adanya hipersekresi dari hormone kortisol yang saat ini umum dan sering ditemukan, yaitu Cushing sindrom.
Cortisol_image.jpg
Gambar 2.2. Kerja Hormon Kortisol
Sumber: Physiopics

C.    Konsep Dasar Sindrom Cushing
1.      Pengertian
      Sindrom Cushing adalah penyakit yang disebabkan kelebihan hormon kortisol. Nama penyakit ini diambil dari Harvey Cushing, seorang ahli bedah yang pertama kali mengidentifikasikan penyakit ini pada tahun 1912.
      Harvey Cushing pada tahun 1932 menggambarkan suatu keadaan yang disebabkan oleh adenoma sel-sel basofil hipofisis. Keadaan ini disebut “penyakit Cushing”.
      Sindrom Cushing adalah suatu keadaan yang disebabkan oleh efek metabolik gabungan dari peninggian kadar glukokortikoid dalam darah yang menetap. (Price, 2005).
      Jadi menurut kelompok, sindrom chusing adalah penyakit atau kumpulan gejala-gejala yang disebabkan oleh tingginya hormon glukokortikoid terutama kortisol, yang melebihi ambang batas normalnya. Sindrom chusing dapat disebabkan oleh beberapa penyebab, yaitu : peninggian sekresi ACTH oleh hipofisis anterior, neoplasma yang dapat berupa adenoma atau karsinoma yang terjadi pada korteks adrenal, sekresi CRH (Cortikosteroid releasing hormon) yang disebabkan oleh tumor maligna yang terjadi pada tubuh, dan penggunaan obat-obatan kortikosteroid sintentik seperti deksamhentason yang melibihi kadar normal pada tubuh.

2.      Pengklasifikasian Sindrom Cushing
a.       Penyakit Cushing
            Merupakan tipe Sindroma Cushingyang paling sering ditemukan berjumlah kira-kira 70 % dari kasus yang dilaporkan. Penyakit Cushing lebih sering pada wanita (8:1, wanita : pria) dan umur saat diagnosis biasanya antara 20-40 tahun.
b.      Hipersekresi ACTH Ektopik
            Kelainan ini berjumlah sekitar 15 % dari seluruh kasus Sindroma Cushing. Sekresi ACTH ektopik paling sering terjadi akibat karsinoma small cell di paru-paru; tumor ini menjadi penyebab pada 50 % kasus sindroma ini tersebut. Sindroma ACTH ektopik lebih sering pada laki-laki. Rasio wanita : pria adalah 1:3 dan insiden tertinggi pada umur 40-60 tahun.
c.       Tumor-tumor Adrenal Primer
            Tumor-tumor adrenal primer menyebabkan 17-19 % kasus-kasus Sindroma Cushing. Adenoma-adenoma adrenal yang mensekresi glukokortikoid lebih sering terjadi pada wanita. Karsinoma-karsinoma adrenokortikal yang menyebabkan kortisol berlebih juga lebih sering terjadi pada wanita; tetapi bila kita menghitung semua tipe, maka insidens keseluruhan lebih tinggi pada laki-laki. Usia rata-rata pada saat diagnosis dibuat adalah 38 tahun, 75 % kasus terjadi pada orang dewasa.
d.      Sindroma Cushing pada Masa Kanak-kanak
            Sindroma Cushing pada masa kanak-kanak dan dewasa jelas lebih berbeda. Karsinoma adrenal merupakan penyebab yang paling sering dijumpai (51 %), adenoma adrenal terdapat sebanyak 14 %. Tumor-tumor ini lebih sering terjadi pada usia 1 dan 8 tahun. Penyakit Cushing lebih sering terjadi pada populasi dewasa dan berjumlah sekitar 35 % kasus, sebagian besar penderita-penderita tersebut berusia lebih dari 10 tahun pada saat diagnosis dibuat, insidens jenis kelamin adalah sama.


e.       Sindrom Cushing pada Ibu Hamil
Pada kehamilan terjadi peningkatan serum kortisol akibat dari peningkatan produksi  kortisol dan peningkatan kadar kortisol yang terikat globulin. Dalam suatu penelitian terdapat 15 wanita dengan kehamilan normal, rata-rata kadar kortisol bebas pada trimester III kehamilan adalah 350 nmol/jam atau berkisar 188-696 nmol/jam (wallace,1996)
Terjadinya kehamilan pada sindrom cushing cukup jarang karena adanya efek supresi dari hiperkortisolisme dan hiperandrogenisme pada fungsi reproduksi wanita yang menyebabkan infertilitas. Adenoma kelenjar adrenal merupakan penyebab dari  46 % kasus sindroma cushing dengan kehamilan. Hal ini berbeda dengan kondisi tanpa kehamilan, dimana hanya 5-15 % kasus yang disebabkan oleh adenoma kelenjar adrenal (Lado-abeal 1998, ayala 2000).
3.      Etiologi
a.       Meningginya kadar ACTH. Tidak selalu karena adenoma sel basofil hipofisis.
b.      Meningginya kadar ATCH karena adanya tumor di luar hipofisis, misalnya tumor paru, pankreas yang mengeluarkan “ACTH like substance”.
c.       Neoplasma adrenal yaitu adenoma dan karsinoma.
d.      Iatrogenik. Pemberian glukokortikoid jangka panjang dalam dosis farmakologik. Dijumpai pada penderita artitis rheumatoid, asma, limpoma dan gangguan kulit umum yang menerima glukokortikoid sintetik sebagai agen antiinflamasi.
Penyebab lainnya:
a.       Glukokortikoid yang berlebih
b.      Aktifitas korteks adrenal yang berlebih
c.       Hiperplasia korteks adrenal
d.      Pemberian kortikosteroid yang berlebih
e.       Sekresi steroid adrenokortikal yang berlebih terutama kortisol
f.       Tumor-tumor non hipofisis
g.      Adenoma hipofisis
h.      Tumor adrenal

4.      Manifestasi Klinis
a.       Henti pertumbuhan, obesitas, perubahan muskoloskeletal, dan intoleransi glukosa.
b.      Gambaran klasik pada orang dewasa dengan Sindrom Cushing menunjukkan obesitas tipe sentral, dengan lemak “punuk kerbau” di leher dan supraklavikula, trunkus yang besar, dan ekstremitas yang relatif lebih kurus. Kulit menipis, rapuh, mudah mengalami trauma, ekimosis dan pengembangan striae.
c.       Kelemahan dan lemas, terjadi gangguan tidur karena terjadi perubahan sekresi kortisol diurnal.
d.      Katabolisme protein yang berlebihan dengan kelebihan massa otot dan osteoporosis, kifosis, sakit pinggang, dan fraktur kompresi vertebra.
e.       Terjadi retensi natrium dan air, menunjang terjadinya hipertensi dan gagal jantung kongestif.
f.       Penampilan “wajah bulan” kulit berminyak serta berjerawat.
g.      Peningkatan kerentanan terhadap infeksi.
h.      Hiperglikemia atau diabetes
i.        Penambahan berat badan, penyembuhan luka kecil dan memar lambat.
j.        Pada wanita semua usia mungkin terjadi virilasi akibat kelebihan androgen: penampilan sifat maskulin dan penurunan sifat feminism, pertumbuhan banyak rambut pada wajah, atrofi payudara, penurunan menstruasi, pembesaran klitoris, dan suara lebih dalam. Libido menghilang pada pria dan wanita.
k.      Terjadi perubahan pada suasana hati dan aktivitas mental, mungkin terjadi psikosis.
l.        Jika Sindrom Cushing terjadi sebagai akibat tumor hipofisis, maka dapat terjadi gangguan visual karena tekanan pada khiasma optikus.


\

cushing-1.jpg











Gambar 2.3. Cushing Syndrome
Sumber: Medicastore
5.      Patofisiologi
Sindrom cushing dapat disebabkan oleh beberapa mekanisme yang mencakup tumor kelenjar hipofisis yang menghasilkan ACTH dan menstimulasi kortex adrenal untuk meningkatkan sekresi hormonnya meskipun hormon tersebut telah diproduksi dengan jumlah yang adekuat. Hiperplasi primer kelenjar adrenal dalam keadaan tanpa adanya humor hipofisis (jarang terjadi). Pemberian kortikosteroid / ACTH dapat pula menimbulkan sindrom custing. Penyebab lain sindrom cushing yang jarang dijumpai adalah produksi ektopik ACTH oleh malignitas, karsinoma bronkogenik merupakan tipe malignitas yang paling sering ditemukan. Tanpa tergantung dari penyebabnya, mekanisme umpan balik normal untuk mengendalikan fungsi kortex adrenal menjadi tidak efektif & pola sekresi di urnal kortisol yang normal akan menghilang. Gejala akhir yang akan timbul dari sindrom cushing terutama terjadi sebagai akibat dari sekresi glukokortikoid dan androgen (hormon) yang berlebihan, meskipun sekresi mineralokortikoid juga dapat terpengaruh.

6.      Komplikasi
a.       Diabetes Militus
b.      Hipertensi
c.       Krisis Addisonnia
d.      Efek yang merugikan pada aktivitas koreksi adrenal
e.       Patah tulang akibat osteoporosis

7.      Pemeriksaan Laboratorium
Pemeriksaan Laboratorium
Yang Diperiksa
Hasil

a.    Hormon/Metabolit




b.    Sel darah


c.    Glukosa

-  17-hidroksikortikoid (17-OHCS) (plasma, urin)
-  17-ketosteroid (17-KS)
(plasma, urin)

-  Eosinofil
-  Neutrofil

-  Darah
-  Urin

Naik

Naik


Turun
Naik

Naik
Positif









8.      Pemeriksaan Penunjang
Bila data laboratorium masih meragukan, perlu dilakukan pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis Sindrom Cushing.
Pemeriksaan Penunjang
Hasil

a.    Foto rontgen tulang


b.    - Pielografi
- Laminografi

c.    Arteriografi

d.    Scanning


e.    Ultrasonografi


f.     Foto rontgen kranium

-     Osteoporosis terutama pelvis, cranium, costa, vertebra

-     Pembesaran adrenal (karsinoma)


-     Lokalisasi tumor adrenal

-     Tumor
-     Hiperplasi

-     Tumor
-     Hiperplasi

-     Tumor Hipofisis

9.      Tes Diagnostik
a.       CT scan, untuk Menunjukkan pembesaran adrenal pada kasus syndrome cushing
b.      Foto scaning
c.       Foto Rontgen ginjal atau abdomen
d.      Tes fungsi ginjal
e.       Pemeriksaan elektro kardiografi, ditujukan untuk menentukan adanya sinus takikardi apabila terdapat hipertensi.




10.  Penatalaksanaan Medis
Pengobatan biasanya di arahkan pada kelenjar hipofisis karena mayoritas kasus disebabkan oleh tumor hipofisis ketimbang oleh tumor korteks adrenal.
a.       Pengangkatan melalui pembedahan merupakan pengobatan pilihan yang sering dilakukan.
b.      Implantasi jarum yang mengandung isotop radioaktif kedalam kelenjar hipofisis.
c.       Adrenalektomi pada pasien dengan hipertrofi adrenal primer.
d.      Pascaoperatif, terapi penggantian hidrokortison temporer mungkin diberikan sampai kelenjar adrenal mulai berespon secara normal (mungkin membutuhkan waktu beberapa bulan).
e.       Jika dilakukan adrenalektomi bilateral, maka dibutuhkan terapi penggantian hormon korteks adrenal seumur hidup.
f.       Jika Sindrom Cushing di sebabkan oleh kortikosteroid eksogen, maka lakukan penurunan obat sampai kadar minum untuk mengobati penyakit yang mendasari.